Berbagai Cara Cepat Menurunkan Darah Tinggi

Berbagai Cara Cepat Menurunkan Darah Tinggi – Cara cepat yang dimaksud, bukan berarti instan atau drastis. Terlalu cepat menurunkan darah tinggi juga bisa menimbulkan gangguan kesehatan lain. Oleh karena itu, tekanan darah tinggi dapat diturunkan dalam durasi waktu yang tepat, sesuai target dan program yang ditetapkan oleh dokter. Program penurunan darah tinggi umumnya meliputi perubahan gaya hidup hingga pemberian obat-obatan.

Cara Cepat Menurunkan Darah Tinggi dengan Perubahan Gaya Hidup

Bukan sekadar cepat, upaya penurunan darah tinggi harus dilakukan dengan tepat, sesuai anjuran dokter. Anda dapat menerapkan beberapa cara berikut sebagai langkah awal untuk menurunkan tekanan darah tinggi:

Menenangkan diri dan relaksasi

Tekanan darah bisa saja meningkat akibat stres, rasa gelisah, takut ataupun marah. Oleh karena itu, menenangkan diri dan relaksasi dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dampak dari cara ini bahkan bisa Anda rasakan hanya dalam beberapa menit.

Untuk melakukannya, Anda bisa bernapas perlahan sambil menarik napas dalam-dalam atau berbaring tidur sebentar. Cara relaksasi lain, seperti meditasi atau latihan yoga, juga bisa Anda lakukan secara teratur untuk mendapatkan manfaat jangka panjang.

Menurunkan berat badan

Kelebihan berat badan hingga obesitas merupakan salah satu pemicu tekanan darah tinggi. Maka dari itu, bila Anda kelebihan berat badan dan mengalami tekanan darah tinggi, Anda akan dianjurkan untuk menurunkan berat badan.

Meski begitu, hindari menurunkan berat badan secara ekstrem. Tetap turunkan berat badan secara sehat dan bertahap. Anda disarankan menurunkan berat badan setidaknya 1 kg per minggu, hingga mencapai berat badan ideal.

Baca Juga : Fungsi Usus Halus Dalam Proses Pencernaan Makanan

Mengatur pola makan

Pola makan rendah garam namun kaya nutrisi lain, seperti kalsium dan kalium, dapat membantu menurunkan tekanan darah. Anda bisa mengonsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, serta produk susu rendah lemak. Tidak lupa juga untuk memperbanyak konsumsi air putih.

Dengan mengikuti pola makan tersebut, tekanan darah bisa turun dalam 2 minggu. Agar upaya penurunan tekanan darah berjalan lebih optimal, Anda juga disarankan menjauhi konsumsi minuman beralkohol.

Melakukan olahraga secara teratur

Olahraga kardio atau segala aktivitas fisik yang meningkatkan detak jantung dan irama pernapasan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Anda dianjurkan rutin melakukan olahraga kardio sekitar 30 menit per hari, 3-5 kali per minggu, untuk menurunkan tekanan darah.

Perubahan gaya hidup lain, seperti berhenti merokok dan mencukupi waktu tidur 6-8 jam per hari, juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Menurunkan Darah Tinggi dengan Obat-obatan

Cara ini mungkin dapat memberi dampak langsung dalam menurunkan darah tinggi. Namun obat-obatan penurun tekanan darah tinggi, biasanya baru diberikan saat dokter menilai perubahan gaya hidup saja tidak cukup untuk menurunkan tekanan darah hingga normal.

Obat-obatan yang umumnya diberikan dokter untuk mengontrol tekanan darah antara lain adalah obat diuretik, ACE inhibitor, atau antagonis kalsium. Obat mungkin perlu terus dikonsumsi seumur hidup atau hanya sementara, tergantung kondisi kesehatan dan program pengobatan yang dokter berikan. Agar tekanan darah berhasil diturunkan, jalanilah pengobatan dan kontrol berkala sesuai anjuran dokter.

Ada berbagai cara cepat menurunkan darah tinggi seperti telah dijelaskan di atas. Anda bisa mencobanya dan menjadikannya sebagai bagian dari keseharian Anda, namun tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter. Ubahlah gaya hidup menjadi lebih sehat, sambil tetap menjalani pengobatan dari dokter.

Fungsi Usus Halus dalam Proses Pencernaan Makanan

Fungsi Usus Halus dalam Proses Pencernaan Makanan – Nutrisi dari hidangan yang telah dicerna, akan diserap oleh tubuh. Nutrisi ini berguna membuat tubuh bertenaga dan dipakai untuk pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan jaringan tubuh. Namun, ada pula nutrisi yang harus dipadatkan menjadi tinja, lalu dibuang melalui anus.

Bagian dalam Saluran Pencernaan

Usus pada tubuh manusia menjalar panjang dari bagian akhir lambung hingga anus. Usus sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu usus halus dan usus besar.

Usus halus memiliki panjang sekitar 6 meter dengan diameter berukuran 2,5 sentimeter. Usus halus ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu duodenum (usus duabelas jari), jejunum (usus kosong), dan ileum (usus penyerapan). Sebagian besar, proses pencernaan dan penyerapan nutrisi makanan terjadi di dalam usus halus.

Sementara usus besar memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan ukuran diameter sebesar 7,5 cm. Usus ini bertugas mengolah sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna atau diserap, menyerap air dan elektrolit dari sisa makanan yang sudah dicerna usus halus, dan menampung feses untuk kemudian dikeluarkan saat buang air besar.

Fungsi Usus Halus dalam Mencerna Makanan

Sebelum memasuki usus halus, makanan yang Anda konsumsi dihancurkan melalui proses mengunyah. Saat proses mengunyah, produksi air liur meningkat guna membantu melembutkan makanan. Hal ini bertujuan agar makanan mudah ditelan dan mengandung enzim untuk memecah makanan menjadi nutrisi yang mudah diproses usus.

Setelah itu, makanan yang sudah dikunyah ini turun ke lambung. Di dalam lambung, makanan kemudian dihancurkan dan dipecah dengan cairan asam dan enzim yang dihasilkan lambung, hingga menjadi cairan atau pasta. Kemudian, makanan tersebut siap diproses di usus halus.

Baca Juga : Efek Samping Masturbasi Yang Penting Untuk Diketahui

Sesampainya di usus halus, makanan yang telah melalui serangkaian proses tadi akan bertemu dengan enzim dan zat lainnya seperti cairan empedu yang berasal dari sel-sel usus, empedu, hati dan pankreas. Zat-zat ini akan memecah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh.

Sebagai contoh, protein dipecah kembali menjadi asam amino agar lebih mudah terserap tubuh. Karbohidrat dipecah menjadi glukosa yang dapat masuk ke dalam aliran darah. Sedangkan lemak, diubah menjadi asam lemak dan gliserol yang lebih mudah diserap tubuh.

Lalu, proses penyerapan pun siap dilakukan. Nutrisi yang telah dipecah menjadi zat-zat yang lebih kecil ini, kemudian meluncur ke jonjot-jonjot usus atau vili. Vili terdiri dari jonjot-jonjot usus yang lebih kecil bernama mikrovili. Keduanya bisa meningkatkan luas permukaan usus halus sehingga penyerapan nutrisi lebih mudah dilakukan.

Setelahnya, sisa-sisa makanan yang tidak diserap di usus halus akan menuju ke usus besar, untuk kemudian keluar melalui anus.

Namun ada kalanya fungsi usus halus tidak berjalan dengan lancar karena kondisi atau penyakit tertentu. Beberapa kondisi yang sering terjadi pada usus halus yaitu infeksi, perdarahan, obstruksi usus, sindrom iritasi usus, penyakit Crohn, penyakit celiac, dan kanker usus. Untuk mencegah terjadinya gangguan pada fungsi usus halus akibat kondisi tersebut, Anda disarankan banyak mengonsumsi air putih dan makanan berserat. Hindari makanan tinggi lemak karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker usus.

Jika terdapat tanda atau gejala yang menandakan adanya gangguan pada usus halus, seperti diare, berat badan berkurang (malnutrisi), pendarahan saluran cerna, dan nyeri perut yang berkepanjangan, Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk menentukan diagnosis penyakit dan mendapat penanganan lebih lanjut.

Efek Samping Masturbasi yang Penting untuk Diketahui

Efek Samping Masturbasi yang Penting untuk Diketahui – Masturbasi  adalah tindakan merangsang tubuh dengan cara menyentuh, meraba, atau memijat organ kelamin sendiri. Tujuan dari masturbasi adalah untuk memenuhi hasrat dan kepuasan seksual, biasanya hingga mencapai klimaks atau orgasme.

Aktivitas seksual ini dapat meningkatkan mood dan kualitas tidur, meredakan stres, meringankan kram perut saat menstruasi, membantu memahami diri bagaimana cara mencapai orgasme, serta menjadi sarana menyalurkan hasrat seks yang tidak akan menyebabkan kehamilan ataupun infeksi menular seksual.

Berbagai Efek Samping Masturbasi

Meskipun bisa mendatangkan berbagai manfaat, masturbasi bukan lagi menjadi aktivitas positif jika dilakukan secara berlebihan. Efek samping dari sering melakukan masturbasi adalah:

Terganggunya aktivitas sehari-hari

Terlalu sering masturbasi bisa membuat seseorang kecanduan masturbasi. Jika sudah begini, keinginan untuk melakukan masturbasi dapat membayang-bayangi pikiran hingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Kecanduan masturbasi dapat membuat seseorang menjadi:

  • Tidak konsentrasi dalam menjalani aktivitas, bahkan hingga ia diprotes oleh atasan di tempat kerja atau mengalami penurunan prestasi di sekolah
  • Menarik diri dari lingkungan sosial
  • Memiliki hubungan yang tidak sehat dengan orang lain
  • Tidak tertarik untuk ikut serta pada acara-acara penting

Apabila lebih sering dilakukan daripada hubungan seks, masturbasi juga bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Iritasi pada alat kelamin

Masturbasi berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada alat kelamin. Ketika kulit pada area alat kelamin mengalami iritasi, akan muncul rasa gatal, kulit tampak bersisik, dan berwarna kemerahan, serta rasa perih atau nyeri.

Pada kondisi yang ringan, iritasi pada alat kelamin tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, iritasi yang sudah parah bisa menyebabkan kulit kelamin mengalami infeksi.

Risiko terkena kanker prostat

Kanker prostat merupakan jenis kanker yang masih menjadi momok terbesar bagi para pria. Selain karena faktor keturunan, pertambahan usia, dan obesitas, risiko kanker prostat juga bisa meningkat akibat sering melakukan masturbasi.

Baca Juga : Pro Dan Kontra Seputar Mencukup Rambut Kemaluan Wanita

Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa pria dengan rentang usia 20–30 tahunan yang sering melakukan masturbasi berisiko lebih tinggi mengalami kanker prostat. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek samping masturbasi yang satu ini.

Perasaan bersalah

Meski awalnya mungkin memuaskan dan menyenangkan, melakukan masturbasi tak jarang memicu rasa bersalah pada diri seseorang. Hal ini karena dalam beberapa kepercayaan dan kebudayaan, masturbasi dianggap sebagai hal yang tidak baik dan tidak bermoral.

Namun, jika seseorang terus melanjutkan masturbasi dan memendam konflik batin serta rasa bersalah yang ia rasakan setiap kali melakukannya, lama-lama ia bisa tertekan dan mengalami gangguan kesehatan mental.

Selain efek samping yang telah disebutkan di atas, masturbasi juga bisa menyebabkan kelahiran prematur pada ibu hamil yang mengalami  kehamilan berisiko tinggi. Sama halnya dengan hubungan seks, masturbasi yang mencapai orgasme dapat memicu kontraksi pada ibu hamil.

Memberikan kenikmatan pada diri sendiri dengan cara masturbasi merupakan aktivitas yang normal dan sebenarnya aman untuk dilakukan. Akan tetapi, kamu perlu hati-hati, karena efek samping masturbasi bisa muncul bila kamu terlalu sering melakukannya.

Selain itu, jika tidak dikontrol dengan baik, masturbasi bisa menjadi sebuah kebiasaan dan lama-kelamaan berubah menjadi kecanduan. Jika kamu merasa sering melakukan masturbasi atau bahkan sudah merasakan efek samping di atas, jangan ragu untuk berkonsutasi dengan psikolog atau dokter, ya.

Teknik Relaksasi untuk Mengatasi Kecemasan

Teknik Relaksasi untuk Mengatasi Kecemasan – Cemas merupakan bentuk emosi yang biasanya muncul ketika menghadapi situasi yang menekan pikiran. Jika tidak dikelola dengan baik, rasa cemas dapat berdampak buruk pada kehidupan sehari-hari, bahkan pada kesehatan Anda.

Saat Anda cemas, jantung akan berdebar lebih kencang dan telapak tangan akan berkeringat. Anda juga akan sulit berkonsentrasi dan sering buang air kecil. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan beragam teknik relaksasi.

Teknik Relaksasi untuk Mengatasi Kecemasan

Teknik relaksasi merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengatasi kecemasan. Berikut ini adalah beberapa teknik relaksasi yang dapat Anda lakukan untuk meredakan kecemasan:

Teknik relaksasi pernapasan

Relaksasi pernapasan adalah cara yang paling cepat dan mudah untuk mengatasi kecemasan. Cara melakukannya adalah dengan menarik napas panjang, lalu mengembuskannya secara perlahan melalui mulut seperti hendak meniup balon. Lakukan teknik ini dengan ritme yang stabil.

Sambil melakukan ini, bayangkan rasa cemas yang “tertahan” dalam tubuh Anda mengalir keluar seiring hembusan napas, dan ketenangan akan masuk seiring Anda menghirup napas.

Baca Juga : Pro Dan Kontra Seputar Mencukur Kemaluan Wanita

Teknik relaksasi otot

Teknik relaksasi otot dilakukan dengan mengencangkan kelompok otot tertentu selama 5-10 detik, kemudian melepaskannya secara perlahan. Selama melakukan teknik relaksasi otot, tetaplah bernapas teratur seperti biasa. Berikut ini adalah teknik relaksasi otot yang dapat dilakukan sesuai letak otot:

  • Otot dahi, dengan menaikkan alis setinggi mungkin.
  • Otot mata, dengan menutup mata rapat-rapat.
  • Otot mulut dan pipi, dengan tersenyum selebar mungkin.
  • Otot leher, dengan mendongakkan kepala sejauh mungkin.
  • Otot bahu, dengan menaikkan bahu setinggi mungkin.
  • Otot perut, dengan menarik perut ke arah dalam.
  • Otot tangan, dengan mengepalkan tangan erat-erat.
  • Otot kaki, dengan menarik jari kaki ke arah tulang kering.

Teknik relaksasi otot ini dinamakan progressive muscle relaxation. Jangan lupa untuk memberi jeda 5-10 detik sebelum berpindah ke otot yang lain. Bila Anda merasa sakit atau kurang nyaman, hindari menegangkan otot terlalu kencang.

Kedua teknik relaksasi tersebut dapat dilakukan secara berurutan, yaitu dengan melakukan teknik relaksasi pernapasan terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan teknik relaksasi otot. Teknik relaksasi juga dapat dilakukan secara rutin untuk mengatasi kecemasan, misalnya sebelum beraktivitas, sebelum tidur, atau bahkan di sela-sela aktivitas.

Jika kedua teknik relaksasi tersebut tidak dapat meredakan kecemasan atau jika kecemasan yang Anda rasakan sudah mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater agar dapat diberikan penanganan secara khusus.

Pro dan Kontra Seputar Mencukur Rambut Kemaluan Wanita

Pro dan Kontra Seputar Mencukur Rambut Kemaluan Wanita – Saat ini, perawatan rambut kemaluan dan area intim bukan lagi hal yang tabu. Namun, mungkin masih banyak yang bertanya-tanya apa manfaat dan kerugiannya. Nah, simak penjelasan berikut ini agar Anda bisa mempertimbangkan perawatan untuk rambut kemaluan.

Pro-Kontra Mencukur Rambut Kemaluan

Salah satu perawatan rambut kemaluan yang sering dilakukan adalah mencukurnya. Sebuah penelitian bahkan menyatakan sekitar 83 persen wanita mencukur rambut kemaluannya. Alasannya cukup beragam, mulai dari menjaga kebersihan, merasa lebih seksi dengan vagina yang bersih tanpa rambut, bagian dari rutinitas, hingga permintaan dari pasangan.

Selain itu, alasan lainnya adalah meningkatkan kepercayaan diri saat akan berhubungan seksual atau mengenakan bikini. Bisa juga karena memang ada alasan kesehatan yang memang mengharuskan untuk mencukur rambut kemaluan.

Alasan-alasan tersebut terdengar masuk akal, namun Anda harus tahu, merawat rambut kemaluan bukan berarti harus mencukur bersih atau menghilangkannya secara total. Hal ini karena keberadaan rambut kemaluan memiliki manfaat. Salah satunya sebagai bantalan atau pelindung yang dapat mencegah gesekan, iritasi, cedera, bahkan infeksi pada organ intim.

Selain itu, alasan merawat bulu kemaluan dengan mencukurnya juga belum terbukti. Sebaliknya, dengan adanya rambut kemaluan, kebersihan dan kesehatan organ intim justru lebih terjaga.

Kekurangan dan Kelebihan Metode Mencukur Rambut Kemaluan

Sejumlah orang melakukan perawatan rambut kemaluan sendiri atau di salon kecantikan yang khusus menyediakan jasa waxing. Sebelum memutuskan untuk mencukur rambut kemaluan, Anda perlu mengetahui dulu apa saja pilihan perawatan yang bisa dilakukan, termasuk kekurangan dan kelebihan dari perawatan tersebut:

Mencukur sendiri

Beberapa orang memilih untuk mencukur rambut kemaluan menggunakan pisau cukur dan krim cukur. Selain relatif lebih murah, perawatan ini bisa dilakukan sendiri di rumah.

Namun, mencukur rambut kemaluan dengan pisau cukur memiliki kekurangan. Anda perlu melakukannya setiap beberapa hari, karena rambut kemaluan akan cepat tumbuh kembali. Selain itu, cara ini akan menimbulkan rasa gatal pada area intim, terutama saat rambut kemaluan mulai tumbuh.

Baca Juga : Mengenal Derajat Luka Bakar Dan Perawatannya

Waxing

Waxing merupakan metode mencabut rambut di area kulit tertentu, termasuk rambut di area kemaluan. Waxing rambut kemaluan tersedia di berbagai salon atau spa kecantikan, namun pastikan mereka telah mengantongi sertifikat resmi untuk melakukan waxing.

Metode waxing memiliki kelebihan, yaitu mampu menghilangkan rambut kemaluan sampai ke akarnya, sehingga rambut kemaluan tidak cepat tumbuh. Namun, metode ini juga memiliki kekurangan, yaitu menimbulkan rasa perih di area intim.

Elektrolisis

Elektrolisis merupakan satu-satunya metode penghilang rambut kemaluan secara permanen. Namun, metode ini memakan waktu cukup lama. Satu kali perawatan bisa sampai 25 sesi untuk melenyapkan akar rambut sampai habis. Biaya sekali perawatannya juga relatif lebih mahal dibandingkan metode lain.

Laser dan intense pulsed light (IPL)

Metode laser dan IPL dapat digunakan untuk menghilangkan rambut kemaluan dengan menembakkan sinar ke permukaan kulit yang akan membakar rambut dan akar rambut. Kedua metode ini mampu merontokkan rambut kemaluan seketika, dan proses tumbuhnya kembali rambut kemaluan juga relatif lebih lama.

Hanya saja, metode ini dapat menimbulkan efek samping berupa bengkak dan kemerahan pada kulit. Selain itu, harganya juga tergolong mahal, sehingga sebagian orang mungkin berpikir dua kali untuk melakukan perawatan ini.

Beberapa metode menghilangkan rambut kemaluan di atas bisa menjadi pilihan. Meski demikian, Anda juga perlu mengetahui risiko mencukur rambut kemaluan, mulai dari ruam kulit, infeksi pada akar rambut kemaluan (folikulitis), iritasi akibat efek samping obat perontok, hingga luka dan lecet.

Pertimbangkan kembali fungsi rambut kemaluan sebelum mencukurnya. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan cara menghilangkan rambut kemaluan yang paling sesuai untuk Anda. Konsultasikan juga dengan dokter jika ada keluhan yang dirasakan setelah Anda mencukur rambut kemaluan.

Mengenal Derajat Luka Bakar dan Perawatannya

Mengenal Derajat Luka Bakar dan Perawatannya – Luka bakar adalah kondisi rusaknya jaringan tubuh yang disebabkan oleh suhu panas, misalnya karena air, uap, atau minyak panas, bahan kimia keras, listrik, radiasi, atau gas yang mudah terbakar. Derajat luka bakar terdiri dari beberapa tingkat, mulai dari yang ringan hingga berat.

Ketika mengalami luka bakar, Anda perlu mengenali derajat luka bakar yang terjadi pada kulit. Jika kesulitan menentukan seberapa parah luka bakar yang dialami, Anda dapat berkonsultasi ke dokter.

Dokter dapat memeriksa kondisi Anda dan menentukan seberapa parah derajat luka bakar yang Anda alami, termasuk seberapa luas luka bakar tersebut di tubuh Anda. Tujuannya adalah agar dokter dapat menentukan pengobatan dan perawatan luka bakar yang tepat.

Mengenal Derajat Luka Bakar dan Gejalanya

Ada beberapa penampakan pada luka bakar yang umum terjadi, antara lain kulit kemerahan, melepuh, terkelupas, bengkak, dan bahkan terlihat hangus. Luka bakar tersebut juga terkadang disertai rasa nyeri atau sakit.

Derajat luka bakar dapat diklasifikasikan menjadi 3 tingkat, yakni tingkat 1, 2, dan 3. Setiap derajat luka bakar dinilai berdasarkan tingkat keparahan dan kerusakan yang diakibatkan pada kulit.

Berikut ini adalah derajat luka bakar berdasarkan tingkat keparahannya:

Derajat luka bakar tingkat 1 (superficial burn)

Tingkat luka bakar yang hanya memengaruhi epidermis atau lapisan kulit luar saja. Secara klinis, tandanya berupa kulit yang tampak merah, kering, dan terasa sakit. Contohnya, luka bakar yang disebabkan oleh sinar matahari. Luka bakar tingkat satu ini tidak terlalu mengkhawatirkan dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Derajat luka bakar tingkat 2 (superficial partial-thickness burn)

Derajat luka bakar ini dapat dikatakan luka bakar tingkat sedang. Luka bakar tingkat 2 ini terjadi pada epidermis dan sebagian lapisan dermis kulit (lapisan kulit yang lebih dalam).

Ketika mengalami luka bakar tingkat 2, kulit Anda akan tampak merah, lecet, melepuh, bengkak, dan terasa sakit. Luka bakar tingkat dua ini bisa ditangani dengan beberapa metode pengobatan tanpa operasi atau bedah.

Derajat luka bakar tingkat 3 (full thickness burn)

Kerusakan jaringan mengenai seluruh lapisan epidermis dan dermis, atau lebih dalam lagi. Secara klinis, kulit yang terbakar akan tampak putih dan kasar, namun juga dapat terlihat hangus dan mati rasa. Operasi atau bedah menjadi pilihan utama untuk menangani luka bakar pada tingkat ini.

Penentuan tingkat keparahan luka bakar juga dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu:

  • Luka bakar minor yang terdiri dari luka bakar tingkat 1 di bagian tubuh mana saja, termasuk luka bakar tingkat dua yang lebarnya 5–7,5 cm.
  • Luka bakar mayor yang terdiri dari luka bakar tingkat 2 pada tangan, kaki, wajah, alat kelamin, dan bagian tubuh lainnya dengan lebar luka lebih dari 5–7,5 cm. Derajat luka bakar tingkat 3 juga termasuk kelompok luka bakar mayor.

Dibandingkan dengan luka bakar tingkat 1 dan 2, derajat luka bakar tingkat 3 lebih berisiko menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti infeksi, dehidrasi berat, dan bahkan menyebabkan kematian.

Luka bakar yang parah juga dapat berisiko menyebabkan hipotermia dan hipovolemia atau berkurangnya jumlah cairan di dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan syok.

Baca Juga : Jenis Salep Luka Bakar Dan Khasiatnya

Pengobatan dan Perawatan Berdasarkan Derajat Luka Bakar

Pengobatan luka bakar ditentukan berdasarkan jenis atau derajat luka bakar. Berikut ini adalah beberapa langkah penanganan luka bakar berdasarkan derajatnya:

Penggunaan obat-obatan

Luka bakar derajat ringan dan sedang dapat ditangani dengan salep luka bakar yang mengandung bahan alami, seperti lidah buaya atau daun binahong, salep antibiotik, dan obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol. Jika tidak kunjung membaik, luka bakar yang Anda alami tetap perlu diperiksa dan diobati oleh dokter.

Operasi

Penanganan derajat luka bakar tingkat 3 bisa berupa tindakan bedah dan pencangkokan kulit. Luka bakar yang parah dan merusak sebagian besar jaringan tubuh memerlukan perawatan di rumah sakit.

Selama dirawat di rumah sakit, pasien luka bakar akan mendapatkan terapi infus untuk menjaga asupan cairan tubuh dan tercegah dari dehidrasi, serta suntikan antibiotik melalui infus untuk mencegah infeksi.

Jika luka bakar mengenai bagian wajah pasien, dokter mungkin akan melakukan intubasi untuk membantu pasien bernapas melalui ventilator. Pasien dengan derajat luka bakar tingkat 3 juga mungkin memerlukan perawatan pascaoperasi, seperti fisioterapi, terapi okupasi, dan psikoterapi.

Agar derajat luka bakar yang dialami tidak semakin parah, pastikan Anda tidak mengobati luka bakar dengan obat rumahan, seperti es, pasta gigi, mentega, atau telur. Hindari pula menempelkan bola kapas atau tisu pada luka bakar karena serat kecil kapas bisa menempel pada luka dan meningkatkan risiko infeksi.

Jangan sekali-sekali melakukan pengobatan rumahan terhadap luka dengan derajat luka bakar tingkat 3. Jika Anda mengalami luka bakar yang derajatnya berat, segeralah pergi ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Pasalnya, luka bakar yang parah membutuhkan perawatan medis sesegera mungkin. Hal ini dapat membantu mencegah munculnya jaringan parut, terjadinya cacat tubuh, dan kelainan bentuk tubuh.

Jenis Salep Luka Bakar dan Khasiatnya

Jenis Salep Luka Bakar dan Khasiatnya – Luka bakar adalah cedera kulit yang disebabkan oleh paparan suhu atau benda panas, radiasi, radioaktif, listrik, atau bahan kimia. Derajat luka bakar terdiri tiga tingkat keparahan, di mana kerusakan jaringan kulit serta luas dan kedalaman luka pada tiap tingkatan berbeda.

Jenis-Jenis Salep Luka Bakar dan Khasiatnya

Pada luka bakar derajat pertama, kulit umumnya tidak melepuh namun mengalami peradangan, kemerahan dan pembengkakan ringan pada kulit. Sementara luka bakar derajat dua ditandai dengan nyeri pada luka, kulit memerah, bengkak dan melepuh. Sedangkan luka bakar derajat tigadapat menyebabkan kulit terlihat putih atau hitam, hangus dan kemungkinan mati rasa.

Untuk mengatasi luka bakar, Anda perlu menggunakan salep yang sesuai dengan derajat keparahannya:

Salep bacitracin

Salep bacitracin dapat digunakan untuk mengatasi luka bakar ringan atau luka bakar derajat 1.  Salep luka bakar ini mengandung antibiotik yang berguna untuk menghentikan, mencegah, dan mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri.

Meski salep bacitracin dijual bebas, usahakan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya. Pada beberapa kondisi, seperti luka bakar yang cukup luas, penggunaan salep bacitracin tidak direkomendasikan.

Salep lidah buaya

Krim atau salep lidah buaya juga bisa digunakan untuk mengobati luka bakar derajat 1 dan 2. Lidah buaya dapat mengatasi luka bakar karena mampu melancarkan sirkulasi darah, menghambat pertumbuhan bakteri, dan mengandung zat antiperadangan.

Baca Juga : Kenali Berbagai Jenis Kanker Tulang Ini

Penelitian menunjukkan bahwa luka bakar yang diobati oleh salep atau krim lidah buaya cenderung lebih cepat sembuh dibandingkan yang diobati oleh salep silver sulfadiazine. Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Salep silver sulfadiazine

Luka bakar yang karena tersiram air panas, minyak panas, ataupun setrika panas dapat diatasi dengan salep luka bakar yang mengandung silver sulfadiazine. Salep ini membantu penyembuhan luka bakar dengan cara menghentikan dan mencegah infeksi menyebar ke kulit di sekitarnya.

Meski dapat mengatasi luka bakar derajat 2,  penggunaan salep ini juga bisa menyebabkan area kulit yang dioleskan sensitif terhadap sinar matahari. Jadi, disarankan untuk melindungi area luka bakar dari paparan sinar matahari saat menggunakan salep silver sulfadiazine.

Salep mafenide acetate

Salep mafenide acetate juga bisa digunakan untuk mengobati luka bakar. Jenis salep luka bakar ini dapat membunuh bakteri dan mengurangi risiko bakteri menyebar ke kulit di sekitarnya atau ke aliran darah. Salep ini juga berguna untuk mengobati infeksi luka bakar parah atau luka bakar derajat 3.

Selain salep luka bakar, ada juga bahan alami yang dapat membantu mengatasi luka bakar ringan, misalnya daun binahong dan madu. Anda pun dapat memanfaatkan mentimun untuk mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari. Namun ingat, sebaiknya untuk berkonsultasi kepada dokter  sebelum mengaplikasikan madu, mentimun, atau bahan alami lain pada luka bakar.

Pastikan Anda menggunakan salep luka bakar yang sesuai dengan kondisi luka bakar, agar luka dapat segera sembuh. Jika luka bakar tidak juga membaik atau justru bertambah parah, segeralah konsultasikan kembali ke dokter.

Kenali Berbagai Jenis Kanker Tulang Ini

Kenali Berbagai Jenis Kanker Tulang Ini – Kanker tulang bisa tumbuh di tulang mana pun dalam tubuh, tetapi paling sering menyerang panggul, lengan, dan kaki. Penyebab, gejala, dan pengobatan kanker tulang bisa berbeda-beda, tergantung pada jenisnya.

Berbagai Jenis Kanker Tulang

Berikut ini adalah beberapa jenis kanker tulang yang sering terjadi:

Osteosarcoma

Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang yang paling umum terjadi, terutama pada anak-anak atau remaja. Kanker tulang ini bisa tumbuh di mana saja, tapi lebih sering tumbuh pada tulang-tulang berukuran panjang, seperti tulang paha, tulang kering, dan tulang lengan atas.

Gejala osteosarcoma antara lain:

  • Bengkak atau benjolan di sekitar tulang
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Patah tulang tanpa sebab yang jelas

Osteosarcoma diduga terjadi karena kesalahan dalam DNA atau kode genetik. Kesalahan tersebut menyebabkan sel-sel yang berfungsi untuk pertumbuhan tulang justru menciptakan sel-sel kanker. Oleh karena itu, remaja yang memiliki banyak sel-sel pertumbuhan tulang ini lebih berisiko terkena osteosarcoma.

Chondrosarcoma

Jenis kanker tulang yang juga sering dijumpai adalah chondrosarcoma. Biasanya, kanker ini tumbuh dengan perlahan di area tulang rawan pada tulang paha, tulang panggul, dan tulang lengan atas, dan bahu. Walau jarang, chondrosarcoma juga bisa tumbuh di otot, saraf, dan jaringan lunak tangan atau kaki.

Penderita chondrosarcoma biasanya merasakan gejala tepat di area kanker tersebut berkembang. Gejala yang bisa terjadi antara lain:

  • Pergerakan terganggu pada bagian yang terkena kanker tulang
  • Rasa sakit yang hebat, terutama pada malam hari dan tidak hilang hanya dengan istirahat
  • Benjolan besar di tulang
  • Masalah buang air kecil jika kanker ada di panggul
  • Kaku, bengkak, nyeri, atau tidak nyaman pada bagian yang terkena kanker

Chondrosarcoma bisa terjadi pada semua usia, tetapi umumnya dialami oleh orang yang berusia di atas 40 tahun. Risiko terjadinya kanker ini juga diperbesar dengan adanya tumor jinak pada tulang rawan, misalnya osteochondroma.

Baca Juga : Kondidi Yang Bisa Membuat Kencing Berdarah

Sarkoma Ewing

Sarkoma Ewing adalah salah satu jenis kanker tulang pada anak. Kanker ini termasuk jenis kanker langka yang bisa tumbuh di tulang mana pun, seperti tulang kaki, paha, dan panggul. Terkadang, kanker juga bisa memengaruhi jaringan lunak di sekitar tulang, seperti tulang rawan, saraf, atau otot.

Gejala atau tanda dari jenis kanker tulang ini meliputi:

  • Nyeri atau bengkak di dekat area yang terkena kanker
  • Nyeri tulang
  • Kelelahan tanpa sebab
  • Demam tanpa sebab
  • Penurunan berat badan secara drastis

Penyebab kanker sarkoma Ewing belum diketahui secara pasti. Sejauh ini, sarkoma Ewing diduga muncul akibat mutasi DNA yang terjadi setelah lahir. Namun, hal ini diketahui tidak terkait dengan penyakit keturunan, paparan radiasi, bahan kimia, maupun faktor lingkungan lainnya.

Chordoma

Chordoma adalah jenis kanker tulang langka yang terjadi di tulang belakang atau tengkorak. Kanker ini paling sering terjadi di dasar tengkorak dan di tulang belakang bagian bawah, dan biasanya terjadi pada usia 40–60 tahun.

Chordoma berasal dari sel embrio yang akan membentuk cakram tulang belakang. Biasanya sel ini akan hilang saat bayi lahir atau segera setelah bayi lahir, tetapi pada beberapa kasus, sel ini tetap bertahan hingga dewasa dan tumbuh menjadi kanker.

Chordoma biasanya sulit untuk diobati karena letaknya yang sangat dekat dengan sumsum tulang belakang dan bagian penting lain seperti arteri, saraf, atau otak.

Selain letak kanker tulang atau stadiumnya, jenis kanker tulang yang terjadi juga menentukan pengobatan yang harus dijalani. Beberapa kanker tulang dapat diobati dengan operasi saja. Namun jenis kanker tulang lain ada yang membutuhkan operasi ditambah kemoterapi atau radioterapi.

Apa pun jenisnya, bila Anda atau anak Anda merasakan adanya benjolan atau nyeri tulang yang hilang timbul, memburuk di malam hari, dan tidak membaik meski telah mengonsumsi obat pereda nyeri, segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa Saja Kondisi Penyebab Kencing Darah

Apa Saja Kondisi Penyebab Kencing Darah – Jika mengandung darah, urine yang muncul berwarna kecokelatan, merah, atau merah muda terang. Namun, darah dalam urine tidak selalu dapat terlihat dengan kasat mata, karena pada beberapa kasus akan diperlukan pemeriksaan di bawah mikroskop.

Berbagai Penyebab Kencing Darah

Berikut adalah beberapa kondisi umum yang dapat menyebabkan kencing darah.

  • Infeksi Saluran Kemih
    Infeksi saluran kemih sering kali disebabkan oleh bakteri E. Coli. Secara umum gejalanya berupa rasa sakit saat buang air kecil, sering buang air kecil, bau urine menyengat dan bisa mengandung darah.

    Pada wanita, biasanya terasa sakit pada bagian panggul. Sedangkan pada pria, pada bagian rektal atau dubur.Jika infeksi terjadi di uretra, yaitu saluran pembuangan dari kandung kemih ke luar tubuh melalui lubang kencing, Anda akan merasa perih ketika buang air kecil.

    Sedangkan jika infeksi terjadi di kandung kemih, Anda akan merasakan tidak nyaman pada perut bagian bawah, sering kencing, dan terasa sakit. Wanita berpotensi mengalami infeksi kandung kemih lebih tinggi dibandingkan pria.

    Ini karena uretra wanita yang lebih pendek daripada pria, sehingga bakteri lebih mudah masuk dari uretra ke kandung kemih.Kondisi yang lebih serius dapat terjadi jika bakteri menyebabkan  infeksi ginjal. Gejala tambahannya berupa demam tinggi, mual dan muntah, meriang, dan terasa sakit pada punggung bagian samping.

  • Kanker Kandung Kemih
    Kanker kandung kemih merupakan pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di kandung kemih. Sel kanker umumnya tumbuh dari lapisan paling dalam kandung kemih. Jika kondisi ini semakin parah, sel kanker ini bisa menyebar ke lapisan paling luar dari kandung kemih dan menyerang bagian tubuh lainnya.Salah satu gejala kanker kandung kemih adalah kencing berdarah.

    Kemunculan darah pada urine ini bisa dilihat dengan mata telanjang. Selain berdarah, kanker kandung kemih juga bisa menimbulkan sensasi panas saat buang air kecil. Kebanyakan gejala ini baru dirasakan jika kondisinya semakin parah.Kanker kandung kemih bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain terlalu sering merokok, infeksi parasit, paparan zat kimia atau radiasi dan paparan zat kimia.

  • Gangguan ginjal
    Selain infeksi saluran kemih, kencing darah juga dapat mengindikasikan adanya batu ginjal atau kanker ginjal. Batu ginjal dapat menghambat saluran kemih, sehingga akibatnya akan mengganggu proses buang air kecil. Batu ini terbentuk dari limbah dalam darah yang mengkristal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kurang minum air putih, mengonsumsi obat-obatan yang berisiko berdampak kepada kandungan urine, atau sedang menjalani kondisi medis tertentu.

    Baca Juga : Mengenal Suktik Keloid

    Kanker ginjal terjadi ketika terdapat sel yang tumbuh secara tidak terkendali di dalam ginjal. Pemicunya belum dapat dipastikan, tetapi merokok dan obesitas menjadi faktor risiko kondisi ini. Umumnya kanker ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia di atas 50 tahun, dalam hal ini laki-laki lebih berpotensi dibandingkan perempuan.

    Jika Anda memiliki benjolan di area ginjal, rasa sakit yang konstan di bawah rusuk, serta mengalami kencing darah, maka patut dicurigai adanya kanker ginjal. Segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

  • Gangguan prostat
    Kelenjar prostat berada di antara penis dan kandung kemih. Pada saat prostat membengkak, kandung kemih dan uretra akan tertekan. Akibatnya, kandung kemih akan terasa penuh, tetapi sulit untuk mengeluarkan urine. Pembengkakan prostat pada umumnya terjadi pada laki-laki berusia di atas 50 tahun.

    Diyakini, penyebabnya adalah perubahan hormon seiring pertambahan usia.Gejala gangguan prostat, antara lain:- Butuh waktu lama untuk mengeluarkan semua urine dalam kandung kemih.
    – Aliran kencing lemah.
    – Setelah selesai berkemih, muncul desakan ingin berkemih lagi, tapi dengan kuantitas urine yang lebih sedikit.
    – Berkemih dengan frekuensi lebih sering.

    Sementara itu, kanker prostat juga dapat menyebabkan kencing darah, disertai dengan kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan. Meski penyebab kanker prostat secara pasti belum diketahui. Namun, faktor penuaan dan genetika dapat meningkatkan risiko terkena kanker.

Beberapa tes perlu dilakukan untuk mendiagnosis apakah kencing darah yang dialami diakibatkan oleh kondisi serius tertentu. Tes tersebut, antara lain tes urine, pemeriksaan ultrasonografi (USG), dan tes kadar protein yang diproduksi oleh kelenjar prostat, yaitu Prostate-Specific Antigen (PSA). Makin dini Anda memeriksakan diri ke dokter, maka kencing darah dapat segera ditangani.

Mengenal Suntik Keloid

Mengenal Suntik Keloid – Ketika kulit mengalami luka, sel-sel tubuh akan secara alami membentuk jaringan parut untuk menutupi dan menyembuhkan luka tersebut. Namun, pada penderita keloid, jaringan parut ini tumbuh secara berlebihan hingga melebihi area luka. Keloid dapat terlihat seperti tonjolan berwarna merah muda dengan permukaan yang halus.

Obat kortikosteroid yang paling sering digunakan untuk suntik keloid adalah triamcinolone acetonide. Beberapa jenis obat lain, seperti 5-fluorouracil dan bleomycin, juga dapat dipadukan dengan  triamcinolone  untuk memberikan hasil yang optimal. Penelitian menunjukan bahwa suntik keloid dengan triamcinolone memberikan hasil yang baik pada 50–100% kasus, dengan angka kekambuhan hanya sekitar 9–50%.

Cara Kerja dan Efek Suntik Keloid

Obat kortikosteroid yang digunakan dalam prosedur suntik keloid dapat membantu mengurangi ukuran dan memperbaiki tampilan keloid dengan beberapa cara. Berikut adalah penjelasannya.

  • Kortikosteroid dapat mengurangi proses peradangan (inflamasi) yang terjadi pada keloid dengan cara menghambat pergerakan sel darah putih, seperti monosit dan sel fagosit, ke area luka. Hal ini dapat mencegah perburukan gejala keloid, seperti gatal dan nyeri.
  • Kortikosteroid dapat mencegah sel-sel fibroblas yang sudah ada membentuk sel fibroblas lebih banyak. Sel fibroblas ini adalah sel penghasil jaringan parut.
  • Kortikosteroid dapat menghambat perkembangan sel keratinosit, yang merupakan penghasil protein padat di kulit, dan memperlambat proses pertumbuhan sel epitel kulit yang baru pada keloid.
  • Kortikosteroid dapat menghambat pembentukan kolagen yang baru di jaringan keloid dan menjaga kerja enzim kolagenase dalam menguraikan kolagen yang yang sudah terbentuk.

Prosedur Suntik Keloid

Obat kortikosteroid akan disuntikkan langsung ke area yang bermasalah (suntikan intralesi), yaitu jaringan keloid. Berikut adalah tahap-tahap dalam prosedur suntik keloid:

  1. Dokter akan membersihkan keloid dan area sekitarnya dengan cairan antiseptik, sebelum menyuntikkan obat kortikosteroid. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri pada area suntikan.
  2. Cairan obat kortikosteroid dapat diberikan dengan atau tanpa pengenceran. Pengenceran dapat dilakukan dengan menggunakan cairan saline atau obat bius untuk mengurangi rasa sakit.
  3. Kortikosteroid akan langsung disuntikkan ke tonjolan keloid menggunakan jarum halus.
  4. Suntikan akan diulang secara rutin setiap bulan atau setiap beberapa bulan.

Baca Juga : Makanan Berbahaya Untuk Ibu Hamil

Penelitian menunjukkan bahwa keloid tampak mulai melunak sekitar 3 minggu setelah penyuntikan dilakukan. Dalam jangka waktu 5 minggu, tonjolan keloid mulai mengecil dan menjadi lebih rata.

Efek Samping Suntik Keloid

Meski relatif aman, suntik keloid tetap bisa menimbulkan efek samping berupa reaksi lokal pada area keloid saja atau reaksi yang lebih luas (sistemik). Berikut adalah beberapa efek samping suntik keloid:

  • Telangiektasis, ditandai dengan munculnya guratan-guratan merah halus pada area keloid akibat pelebaran pembuluh darah kecil di bawahnya
  • Penipisan dan kerusakan jaringan kulit dan jaringan lemak di bawah kulit (atrofi)
  • Perubahan pigmentasi kulit, sehingga kulit di area suntikan akan berwarna lebih gelap atau lebih terang daripada kulit di sekitarnya
  • Perdarahan, luka, dan infeksi pada kulit
  • Sindrom Cushing akibat peningkatan jumlah hormon kortisol dalam tubuh

Keloid umumnya tidak dapat bisa hilang dengan sendirinya, bahkan bisa terus bertumbuh. Oleh karena itu, jika Anda memiliki keloid dan ingin menghilangkannya, berkonsultasilah dengan dokter kulit untuk mengetahui apakah keloid Anda bisa diatasi dengan suntik keloid atau perlu dilakukan penanganan yang lain.

Selain itu, agar keloid tidak semakin memburuk, Anda juga disarankan untuk melindungi keloid dari paparan sinar matahari dan gesekan dengan pakaian.